salted dreams sugary sea

Monday, 7 May 2012

RIP My Beloved Bunny

Misa Amane, kelinciku yang baik.

Teman bermainku yang paling setia, paling sabar dan tidak banyak menuntut ini itu...
Terima kasih telah menemaniku selama dua tahun ini.
Maafkan aku yang belum bisa merawatmu dengan baik semasa kamu hidup.
Dan semoga ada banyak sayur kangkung di alam sana untuk kamu makan. T^T

I made this </3
Ini foto hari pertama Misa dan L. Lawliet datang ke rumah, dibeliin sama Jaket Oranye.
Tetapi L mati lebih dulu, hanya beberapa hari setelah aku beri nama.

I miss you both already! 
T^T
Thursday, 12 April 2012

I LOVE YOU PAPA

Awalnya, aku kira Papaku tidak mendukung hobiku di fotografi, soalnya sejak suka motret, aku sering banget pulang maghrib. Papa sering tanya, "Kamu dari mana saja?" "Pergi sama siapa?" "Kenapa baru pulang jam segini?" 

Aku jawab...
"Habis dari foto-foto pemandangan, Pa... bareng sama teman-teman fotografer, tadi dari pantai nungguin sunset. Teman-temanku baik, aku dikasih pinjam kameranya...." 

Dua minggu sejak pertama kali pegang kamera DSLR, tepatnya hari ini... Papaku diam-diam beliin aku kamera, padahal aku tidak pernah berani minta sebelumnya. :') Aku lihat tulisan 'Canon' di balik plastik merah besar, awalnya kukira Papa beli printer baru, eh pas kubuka bungkusannya, ternyata kamera. T^T Sampai nangis diam-diam tadi~ Ternyata Papa tidak tega kalau anaknya pinjam-pinjam kamera orang. Terima kasih Papa. 


PAPA, I LOVE YOU!
Thursday, 29 March 2012

Being Part of Majene Diafragma

Excited!
Yapp. Itu kata yang paling menggambarkan perasaankyu saat ini.
Gimana ngga seneng. Berawal dari ajakan iseng seorang teman untuk hunting foto pagi di pelabuhan, ended with aku diajak join di komunitas fotografer pertama di kota ini. Majenediafragma Photographer Community^0^


Tapi aku belum punya kamera :(

Katanya temanku, kamera itu gampang, banyak di toko-toko, tinggal dibeli.
Ilmunya yang susah! Kuasai teknik kamera dulu. Itu yang penting! wowowow 
kok bener? kwkw

Well, ini pertama kalinya aku pegang dan mencet shutter kamera DSLR.
Cukup membingungkan awalnya, tetapi keren! Sumpah dunia ini yang aku mau!

Aku pengen banget jadi fotografer. Aku suka banget fotografi.
Cintaaaaa ^0^


Aku yakin kalau hari ini adalah hari bersejarah buat aku di masa depan. Sekarang wadah udah ada, teman-teman fotografer udah ada, kamera pinjaman udah ada. Hahaha 

Kayaknya harus sebut nama deh!
Terima kasih kak Wawan dan Twing xD

Aku bakal nabung buat beli kamera dan berlatih bersyungguh-syungguh!
Monday, 26 March 2012

T E R T A T Y


Thankyou Taty!


Sincerely, 


your Lazy Cousin xD
Thursday, 15 December 2011

5 Days 4 Nights, a Huge Ship and the Sea

Ini kelanjutan dari kisah kasih di Batam kemarin.

Setelah pertandingan usai, kami Tim Karate Sulawesi Barat kembali ke kampung halaman dengan menggunakan kapal pesiar laut hihihi.

Yap, setelah dana kontingen diitung-itung, dana yang ada emang cuma cukup buat one way flight, lol. Jadi... dari pada ga pulang, ikhlas deh kami naik kapal kelas ekonomi dan terombang ambing di lautan selama 5 hari 4 malam. 

Mungkin kontingen lain bakal mengira kami menderita, tapi bagi kami ini pengalaman yang luar biasa berharga.

Apalagi aku. Ini pertama kalinya aku berlayar melintasi pulau-pulau di Indonesia. Bayangin aja rutenya dari Batam ke Pare-pare, melintasi garis Khatulistiwa, maen titanic-titanikan,  antri makanan di kapal (es nasi + prekedel jagung dingin), dapat kenalan baru, digombal ABK, liat pencopet kwkwk. Paling enak kalau pas lagi di deck liat sunset atau sunrise. Subhanallah! 

Entah berapa butir antimo yang berhasil aku habiskan selama perjalanan. Mandi kadang cuma sekali dua hari, daleman abis ga bisa nyuci, kulit gelap bersisik, berat badan bukannya anjlok malah naik sejadi-jadinya. 

Well, itu semua tidak menghilangkan keceriaan aku di atas kapal. Lebih banyak pelajaran, lebih banyak kebaikan.

Sejak saat itu aku suka banget sama yang namanya kehidupan di atas laut. Berharap suatu saat nanti bisa berlayar lagi, pake kapal pesiar beneran tapi. Aamiin ya Rabb ^0^

Sunday, 11 December 2011

Batam Island, Karate Championship and Illegal Homestay

Osh!
Holaa readers!
Aku lagi di Batam nih.
Aku kesini bareng sama teman-teman tim karate se-Sulawesi Barat dalam rangka mengikuti Kejuaraan Nasional Karate Pra-PON 2011. huhui.

Sedikit bocoran. hahahahah (aku ketawa dulu yak) hahahahahaha---
Jadi selama hampir seminggu disini, kami kontingen Sulawesi Barat itu menginap di sebuah bangunan ilegal. Yess! Tapi ngga menginap secara ilegal yah, kami dapat tumpangan menginap gratis dari teman baiknya Sang Pelatih. Yap! pemilik bangunan ilegal ini telah mengizinkan kami tinggal secara kekeluargaan. Baik yaahh? ^0^

Uniknya, bangunan ini adalah sebuah ruko di tengah kota, letaknya ada di jejeran ruko-ruko tepat di depan pintu barat Nagoya Hills. Dimana dulunya adalah sebuah tempat perju*dian yang telah ditutup oleh pemerintah setempat. Kayak casino gitu, jadi seluruh perabot di dalamnya itu bernuansa angka-angka, games, meja yang bisa diputar, pokoknya yang gitu-gitu deh kwkwk.


Terus lucunya dimana?

Jadi, aku dan teman-teman tim benar-benar merasakan pengalaman menginap di sebuah tempat perju*dian.

Ada kamar?? GA ADA!! XD

Walhasil kami harus berbagi satu ruangan gede, membuat sekat-sekat dengan perabot yang ada dan mandi di toilet yang sempit.

Setelah melalui perhelatan yang panjang dengan teman-teman yang lain, akhirnya kaum wanita diberi bagian/tempat tidur yang paling masuk akal di tempat itu. Ada yang bisa tebak dimana?


Yapp. Kami bobok cantik di balik meja kasir berhiaskan poster Rambo yang super gede ini. hahahah
Kami karateka putri cuma berempat, jadi cukuplah untuk berdesak-desakan didalam sana.

Ada yang pernah liat bangunan bergambar rambo ini dipinggir jalan Nagoya? XD


Kabar sedihnya:
Sama seperti Pra-PON sebelumnya, kami tim karate Sulawesi Barat masih belum berhasil meloloskan diri satupun untuk melanjutkan laga di PON.
Sedih rasanya belum bisa membuktikan hasil keringat dan latihan keras kami selama ini kepada daerah melalui ajang bergengsi ini. T^T
Kami tidak pernah menuntut perhatian lebih dari pemerintah. Asal ada tiket pesawat, kami rela tinggal dimana saja, makan apa saja, karena yang utama bagi kami adalah, bisa berlatih, bertanding dan Juara. T^T


Mungkin Pra-PON selanjutnya :')

Ya udah...
Dari pada para readers juga ikutan sedih, ini aku share foto-foto kenangan selama di Batam.
Batam itu pulau kecil tapi udah maju banget, trus penduduk disana kebanyakan berbahasa Mandarin. Mereka sebahagian besar pendatang sih. Katanya, penduduk asli Batam itu tinggal di pesisir sebagai nelayan. Ini beneran??
Btw ini pengalaman pertama aku merasakan nuansa luar negeri dan menjadi kebule-bulean. #eh

see you! ^0^
Sunday, 30 October 2011

Goodbye Pink! Goodbye...

Hey,
I just wanted to say goodbye...

Pink is just a memories.
Pink is just a dream.

 
Or maybe pink is a colour?

I don't know that...

Sadness is over!
But I didn't say that pink made ​​me crying... No!



There are times when we have to accept the reality!

Couldn't resist, couldn't escape. 
Losing was the only one option.


Pink ...
Should I wave?


I regret the fact that my dearest doll was pink. 
I couldn't leave it.
  


Well...

Let's hope something wonderful would happens.  
Sooner or later, I believe it.  

Something much better will happen. 

That's a promise of our God.
Thursday, 15 September 2011

Study in USB

Okay, fine!
Aku ngga pernah mengubur mimpi itu, tetapi rasanya harapan berkuliah di Jepang sudah terlalu jauh melayang ke angkasa, melewati lapisan ozon, tersedot ke lubang hitam. 
Mustahil :(


Ini kampusku, Universitas Sulawesi Barat, singkatan kerennya USB. Kalau diliat dari singkatannya sih bakalan jadi salah satu universitas populer dengan mahasiswa terketjeh se-Indonesia. 20 tahun kedepan. Iya, di masa depan!

Mengapa aku kuliah disini? atau mungkin lebih tepatnya, mengapa aku dikuliahkan disini? 

Alasannya klasik men:
Karena aku perempuan, ngga boleh kuliah jauh-jauh. 
Juga aku pada saat itu ada persiapan Kejuaraan PraPON, jadi harus stay di kota Majene untuk latihan intensif bersama tim bereguku.

Jadilah mama papahku bersatu dengan sang pelatih karate, yang tidak mungkin bisa aku lawan. ya ngga? 

Well.. Aku ngga mau menyalahkan mereka atas semua ini. Mungkin dengan terus melewati jalan ini, akan mengarahkan aku ke tempat yang lebih indah dan greget di masa depan. Siapa yang tahu? ya ngga? :(


Btw, ada satu hal yang bikin aku semangat datang ke kampus. Tadaaa... Indomie telur rebus rasa coto makassar plus kacang goreng. :9 Walaupun kantinnya super sederhana, entah kenapa cita rasa indomie rebus yang disajikan disini beda banget sama yang ada di warung-warung lain, atau yang aku masak sendiri. Haha! Ibu kantinnya ramah, murah pula cuma Rp. 7000. Pokoknya ini beda, enak!


Oh iya, mau ngga mau aku ambil jurusan ekonomi manajemen, padahal passion aku tuh di sastra-sastraan, atau kalo ngga ya di design-designan. Namun apa daya di kota ini yang ada cuma jurusan seputar ekonomi hukum keguruan pertanian teknik sipil sosial politik T^T

Ikhlas nunaa ikhlas! Jalani...
Toh kesuksesan seseorang tidak diukur dari reputasi kampusnya. Iya ngga?
...

Custom Post Signature